#lishanpembatikl4 #5
Memberikan pembelajaran sejak dini yang terbaik pada anak merupakan bekal utama yang dimiliki dalam hidup. Apalagi di zaman digitalisasi ini, anak harus bisa diarahkan untuk bijak dalam penggunaannya. Guru sebagai pendidik harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi saat ini. Mereka harus cerdas dalam membingkai kecanggihan yang disajikan di depan mata untuk memudahkan kinerja mereka sebelum, saat hingga selesai pembelajaran. Mereka juga harus bisa mengarahkan anak didik mereka untuk terbiasa memanfaatkan teknologi, khususnya gadget, untuk pembelajaran maupun menambah ilmu pengetahuan. Apabila pembiasaan baik ini sudah dilakukan sejak dini, maka akan menjadi kebiasaan hingga dewasa nanti.
Kapanewon Sanden merupakan daerah yang tergolong masih agak pesisir. Mata pencaharian warganya pun masih bertani, berladang, berternak, maupun sebagai nelayan. Kondisi anak didik sekolah dasar negeri pun masih sangat berbeda dengan di daerah perkotaan. Anak-anak pada fase A hingga C ini masih memiliki keterbatasan dalam mengakses teknologi. Tak sedikit dari mereka yang tidak memiliki gadget, atau dengan kata lain masih berbagi dengan orang tuanya sehingga tidak memungkinkan mereka membawa gadget ke sekolah.
Inilah yang menginisiasi saya untuk melakukan praktik baik penggunaan aplikasi quizizz khususnya paper mode sebagai salah satu solusi bagi guru untuk melakukan asesmen berbasis game, namun tidak menuntut siswa untuk memiliki atau membawa gadget. Selain itu, ini bisa menjadi solusi untuk guru dalam melakukan pembiasaan tanpa gadget bagi anak didiknya, mempermudah dan menghewat waktu dalam mengolah nilai asesmen, menghemat pengeluaran untuk mencetak soal maupun jawaban, serta meningkatkan perasaan bahagia pada murid karena game based learning adalah salah satu kemasan apik mengingat kondisi anak fase A hingga C masih suka bermain dan aktif bergerak. Quizizz Paper Mode ini juga bisa digunakan pada fase D.
Gambar 1. Penggunaan Quizizz Paper Mode
Gambar 2. Pemindaian Barcode pada Quizizz Paper Mode
Setelah melihat antusiasme siswa pada penggunaan aplikasi ini, saya mulai melangkah untuk melakukan pengimbasan pada guru-guru lain. Harapannya, guru yang di sekolah dengan fasilitas terbatas juga mampu merasakan kemudahan dan manfaat perkembangan teknologi saat ini. Aplikasi apapun yang digunakan, kita sebagai pendidik harus benar-benar bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi saat ini, menyesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar dan anak didik kita.
